Pernyataan yang secara universal diakui adalah bahwa penggemar kripto menyukai Burning Man. Peryataan ini juga disampaikan oleh Pengusaha Kripto Jeremy Gardner yang mengatakan bahwa dia menghadiri empat festival Burning Man sebelumnya dan memberikan ceramah tentang teknologi blockchain di kamp-kamp tersebut. Dia sering menghabiskan waktu di sana bersama salah satu pendiri Block.One dan mantan anggota dewan Bitcoin Foundation, Brock Pierce yang juga berpendapat bahwa Festival Burning Man tersebut sama seperti pasar kripto telah berevolusi secara dramatis selama dekade terakhir.

Pada tahun 2015 ada diskusi diantara penyelenggara festival tentang penggunaan kriptokurensi sebagai bagian dari pengalaman Burning Man, dimana bentuk uang lainnya tidak diizinkan untuk pembayaran di perkemahan tersebut.  Namun pada akhirnya, bahkan gagasan untuk menciptakan token unik dianggap terlalu kontroversial untuk sebuah festival yang berpusat pada ekonomi.

Seorang mantan eksekutif di salah satu perusahaan terkemuka industri blockchain yang tidak ingin identitasnya disebutkan mengatakan bahwa ia menghabiskan waktu dengan beberapa eksekutif di festival itu, tetapi tidak akan mendukung melakukan bisnis di lingkungan seperti itu. Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa ia merasa terinspirasi oleh konsep tata kelola Burning Man yang sedang berkembang.

Beberapa menyebut bahwa Festival Burning Main maupun kelompok pecinta kripto hanyalah tempat untuk bermain bagi orang kaya dan juga bagi orang yang ingin bereksperimen sosial radikal. Lebih lanjut, banyak pertanyaan dan spekulasi mengenai tujuan pengusaha dan pecinta kritpo yang tertarik ke festival Burning Man, dimana mereka menunjukkan kepeduliaan pada sekitar dan ingin membantu meningkatkan ekonomi dunia ataukah mereka hanya ingin meraih pasar. Beberapa kelompok mengatakan bahwa ini adalah harapan yang naif, bahkan kekanak-kanakan.

Sejauh ini sebagian besar bitcoin telah membantu sekelompok kecil orang memperoleh kekayaan, bukan membangun gerakan budaya, hal ini menunjukkan bahwa keduanya yaitu penggemar Festival Burning Man dan pencinta kripto mengembangkan etos yang sedikit berbeda di sekitar kebebasan berekspresi dan ekonomi.